Front Mahasiswa Konawe Utara saat menggelar Aksi "Rapor Merah" beberapa waktu lalu
Front Mahasiswa Konawe Utara saat menggelar Aksi “Rapor Merah” beberapa waktu lalu

Publiksultra.com – Konawe Utara. Menyikapi pernyataan Bupati Konawe Utara Ir. Ruksamin pada tanggal 10 Maret 2018 di salah satu media Online yang mengatakan bahwa kritik para aktivis Front Mahasiswa konawe utara tidak berdasar data, ditanggapi oleh front mahasiswa konawe utara.

Ibarat pantun, Bupati dan Mahasiswa Konawe Utara saling balas komentar melalui pemberitaan. Diketahui sebelumnya salah satu kelompok mahasiswa yang menamakan dirinya Front Mahasiswa Konawe Utara menggelar Aksi Bertajuk RAPOR MERAH untuk pemerintahan Ruksamin – Rauf selama 2 (dua) tahun memimpin konawe utara.

baca juga : Aktivis GPII minta KPK Periksa ESDM Sultra dan Syahbandar Langara Terkait Aktivitas Tambang Ilegal Dikonut

Namun, alih-alih menjawab aspirasi mahasiswa tersebut, bupati konawe utara malah mempertanyatakan data keberhasilan selama kepemimpinannya kepada mahasiswa, bukan hanya itu ruksamin juga diduga telah mengembuskan issue bahwa telah memberikan sejumlah uang kepada Front Mahasiswa Konawe Utara

Melalui press releasenya yang diterima awak media publiksultra.com melalui pesan singkat Via WhatsApp, Minggu (11/03) salah satu Presidium Front Mahasiswa Konawe Utara, Sapril Basmin mengatakan bahwa pernyataan Ir. Ruksamin yang meminta data tidak berdasar.

“ justru saya menantang bupati konawe utara Ir. Ruksamin, kami meminta data keberhasilan program Konasara di 2 (dua) tahun pemerintahannya, jangan membalikkan fakta.” Imbuhnya.

Selain itu Menurut Abdi Satya, SH. Yang juga salah satu Presidium Front Mahasiswa Konawe Utara, mengatakan bahwa tudingan terhadap aktivis Front Mahasiswa Konawe Utara yang dibayar, menurutnya Bupati Konawe Utara telah membuat opini yang mencederai nama baik front mereka, pihaknya menuntut akan membawa pernyataan tersebut keranah hukum.

“Bupati Konawe Utara harus jelas, siapa yang dibayar dan siapa yang membayar dan berapa nominalnya, karena kalau tidak ada bukti maka itu Fitnah terhadap teman-teman aktivis front mahasiswa konawe utara, dan teman-teman aktivis bisa Menuntut Balik.” tegasnya. (MIP)

Load More Related Articles
Load More By publiksultra
Load More In Berita

Baca Juga

Saat Erick Thohir Dikira Sebagai Menteri Jokowi

Jakarta, Publiksultra.com – Usai keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Jo…