Jakarta, publiksultra.com — Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu, langsung digiring turun panggung kampanye saat sirene peringatan menggema akibat roket dari arah Palestina pada Selasa (10/9).

Reuters melaporkan bahwa para pengawal Netanyahu langsung membawa Netanyahu ke tempat perlindungan di Kota Ashdod, selatan Israel, ketika sirene berbunyi pada Selasa sore.

Netanyahu dilaporkan tak terluka. Beberapa menit kemudian, ia pun melanjutkan kampanyenya demi mendulang suara pada pemilu yang akan digelar pekan depan.

Namun, fakta bahwa seorang perdana menteri saja harus diamankan saat berkampanye dianggap menguatkan tudingan para lawan politik Netanyahu bahwa ia belum berbuat banyak untuk menanggulangi serangan roket ke arah Israel.

Militer Israel sendiri mengonfirmasi bahwa saat Netanyahu berkampanye, mereka mengintersepsi dua roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza ke arah Ashdod dan Ashkelon.

Hingga kini, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, serangan tersebut dilancarkan tak lama setelah Netanyahu mengumumkan rencana untuk kembali mencaplok wilayah di Tepi Barat jika menang pemilu.

Pakar menganggap Netanyahu sedang menghalalkan segala cara untuk menang dalam pemilu di tengah penyelidikan serangkaian kasus korupsi yang menggerus popularitasnya.

Ia dilaporkan bakal hadir dalam sidang dakwaan salah satu skandal korupsi yang menyeret namanya pada Oktober mendatang.

Tuduhan korupsi itu sudah dijatuhkan atas Netanyahu sejak awal 2017 lalu. Selain itu, ia juga diduga terlibat dalam tiga kasus korupsi berbeda. (has)

sumber: cnnindonesia

Load More Related Articles
Load More By publiksultra
Load More In Berita

Baca Juga

Udara Level Berbahaya Sambut Kunjungan Jokowi di Riau

PEKANBARU, PUBLIKSULTRA.COM – Kabut asap di Kota Pekanbaru akibat kebakaran hutan dan laha…