publiksultra.comJakarta – Pengadilan Negeri Jakarta Pusat akan menggelar sidang kerusuhan 22 Mei 2019 hari ini dengan agenda pembacaan vonis terhadap pendukung Prabowo-Sandi, pimpinan Garuda Emas di Nusa Tenggara Barat (NTB), Rendy Bugis Petta Lolo.

Garuda Emas adalah nama organisasi relawan pendukung pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandi. Rendy bersama dengan enam terdakwa lain diduga terlibat kerusuhan 21-22 Mei. Kasus mereka tercatat dalam satu perkara yang sama.

baca juga : Andre Ungkap Prabowo Pernah Ditawari Kursi Wapres pada 2018
“Iya ada vonis Rendy cs siang,” kata kuasa hukum Rendy, Sutra Dewi, saat dihubungi Ahad malam, 8 September 2019.

Selain Rendy, yang akan divonis adalah Abdurrais Ishak, Jumawal, Zulkadri Purnama Yuda, Vivi Andrian, Syamsul Huda, dan Yoga Firdaus. Rendy Cs datang dari NTB ke Jakarta untuk menjadi peserta unjuk rasa menolak hasil Pilpres di depan Gedung Bawaslu.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara masing-masing selama empat bulan dikurangi selama berada dalam tahanan,” kata jaksa Eka Widiastuti dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 5 September 2019.

baca juga : Saat Prabowo Duduk di Kursi VIP Bareng Jokowi dan Megawati

Rendy dan ketiga temannya ditangkap pada Rabu subuh, 22 Mei 2019. Saat ditangkap usai terlibat unjuk rasa di Bawaslu, mereka mengaku sedang keliling kota Jakarta menumpang taksi online untuk mencari makanan sahur.

Saat itu tiga orang mengenakan kaus bertuliskan Garuda Emas. Pendukung Prabowo-Sandi itu ditangkap setelah polisi mengetahui mereka berdomisili di Lombok. Polisi lalu menyita uang USD 2.760, atau setara Rp 39 juta, dan Rp 1,6 juta milik Rendy.

Reporter:  Lani Diana Wijaya
Editor: Ali Anwar
Sumber: tempo.co
Load More Related Articles
Load More By publiksultra
Load More In Berita

Baca Juga

Udara Level Berbahaya Sambut Kunjungan Jokowi di Riau

PEKANBARU, PUBLIKSULTRA.COM – Kabut asap di Kota Pekanbaru akibat kebakaran hutan dan laha…