PENAJAM, PUBLIKSULTRA.COM-Bahwa kawasan ini bebas dari bencana, ternyata tidak juga. Ternyata Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga berkobar di  Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang diumumkan menjadi calon ibu kota baru RI.

Kepala Subbidang Logistik dan Peralatan BPBD Penajam Paser Utara Nurlaila mengatakan, potensi kebakaran lahan di wilayah Penajam Paser Utara pada musim kemarau cukup tinggi. Kebakaran lahan, kata dia, baru saja terjadi di empat lokasi berbeda dalam satu hari.

baca juga : Jokowi Diminta Tak Buru-buru Pindahkan Ibu Kota

Dia melaporkan, kebakaran lahan terjadi di empat wilayah Kecamatan Penajam yang meliputi RT 01, Kelurahan Kampung Baru, serta area lahan milik perusahaan daerah di RT 08, Kelurahan Sungai Paret. Kebakaran lahan diduga karena faktor alam.

“Empat titik panas (hotspot) di wilayah itu terpantau atau terdeteksi bergantian dan diduga peristiwa kebakaran itu dipicu faktor alam,” ucap Nurlaila, Senin (9/9).

Nurlaila mengatakan, embusan angin yang cukup kencang membuat kobaran api di lokasi kebakaran lahan tersebut cepat membesar. “Empat unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke masing-masing lokasi kebakaran lahan dan api baru berhasil dipadamkan sekitar satu setengah jam kemudian,” ujar Nurlaila.

Personel yang terlibat dalam kegiatan pemadaman kebakaran lahan adalah BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Polres Penajam Paser Utara, dan masyarakat sekitar. BPBD Penajam Paser Utara mengimbau masyarakat dan perusahaan untuk ikut menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan. “Apalagi jika dilakukan tanpa pengawasan sebab dampaknya cukup luas, termasuk merusak ekosistem hewan di sekitar,” katanya.

baca juga : Jokowi Mohon Izin Pindahkan Ibu Kota Negara ke Pulau Kalimantan

Pelaksana Tugas Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Raffles B Panjaitan dalam kesempatan terpisah menegaskan,  pada awal September ini terjadi peningkatan titik api dan kejadian karhutla di wilayah Kalimantan.

Para pihak di lapangan pun diinstruksikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan upaya-upaya pemadaman untuk mengurangi dampak asap.(rol/ant)

Sumber : ROL-ANT /  Editor : DNJ / Sumber: Republika.co

Load More Related Articles
Load More By publiksultra
Load More In Berita

Baca Juga

Udara Level Berbahaya Sambut Kunjungan Jokowi di Riau

PEKANBARU, PUBLIKSULTRA.COM – Kabut asap di Kota Pekanbaru akibat kebakaran hutan dan laha…