JAKARTA, PUBLIKSULTRA.COM – Perusahaan pemegang merek Esemka, Solo Manufaktur Kreasi (SMK) telah mengumumkan daftar pemasok komponen yang digunakan pada produk pertama mereka bernama Bima, tiga pekan sebelum meresmikan pabrik perakitan mobil itu di Boyolali, Jawa Tengah.

Dalam daftar disebut ada 26 pihak yang jadi pemasok Bima. Bagian sasis sebagai pondasi Bima yang ditawarkan dua pilihan mesin, 1.200 cc dan 1.300 cc, dipasok oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memproduksi kereta api, PT INKA.

baca juga : Menperin Akui Esemka Mirip Karena Ada Kerja Sama Pabrik China

Selain bertanggung jawab menyuplai sasis, PT INKA juga menjadi pemasok tangki bahan bakar dan bagian bak.

Bagian penting lainnya adalah mesin dan transmisi Bima yang dipasok PT Cikarang Perkasa Manufacturing. Usai peresmian pabrik Esemka di Boyolali, mesin Bima jadi perhatian masyarakat sebab spesifikasinya disinggung mirip produk asal China, yaitu Changan Star.

Pikap Changan Star punya mesin 1.200 cc DOHC E-Power I4 yang menghasilkan 96,5 hp dan torsi 119 Nm. Berdasarkan data spesifikasi yang dirilis SMK, Bima 1.2 punya mesin serupa, yakni E-Power I4, bertenaga 96,5 hp namun torsinya lebih kecil yakni 112 Nm.

Komponen mesin Bima yang lain, yaitu engine mounting disuplai UD. Adi Surya Gemilang, Fuel Filter oleh PT Selamat Sempurna, Oil Filter oleh PT Duta Nichrindo Pratama, Belt oleh PT Bando Indonesia, Pelumas oleh Pertamina Lubricants, dan Radiator oleh PT Tokyo Radiator Selamat Sempurna.

Bagian lain yang menyulut nyinyir netizen yaitu wajah Bima yang dinilai mirip Changan Star. Salah satu komponen wajah Bima, yakni grill, disuplai oleh PT IMS dan PT Santoso Cipta Dian Prima.

Pada Selasa (13/8), SMK melakukan kerja sama dengan asosiasi komponen Perkumpulan Industri Kecil Menengah Komponen (PIKKO) Indonesia. Kerja sama SMK dan PIKKO tertuang dalam Letter of Intent (LOI) yang ditandatangani di kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

baca juga : Mau Beli Pikap Esemka Bima, Bisa Dilayani di 3 Provinsi

Kemenperin menjelaskan saat ini Esemka punya total enam jenis kendaraan, empat di antaranya merupakan kendaraan komersial. Selain Bima, diketahui ada nama lainnya yaitu Digdaya (pikap kabin ganda) dan Borneo (MPV).

Saat ini pihak SMK menyatakan tingkat kandungan lokal Esemka sebesar 60 persen. Pabrik Esemka yang berada di Jalan Sambi – Mangu Km 3,5, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, memiliki luas 12.500 meter persegi dengan luas lahan 115.000 meter persegi.

Sumber : CNNIndonesia /  Editor : DavidR

Load More Related Articles
Load More By publiksultra
Load More In Berita

Baca Juga

Udara Level Berbahaya Sambut Kunjungan Jokowi di Riau

PEKANBARU, PUBLIKSULTRA.COM – Kabut asap di Kota Pekanbaru akibat kebakaran hutan dan laha…