Jakarta, Publiksultra.com — Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengklaim siap mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau dengan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Kepala BPPT Hammam Riza usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, menyampaikan bahwa pencegahan Karhutla mutlak dilakukan. Karena kebakaran sudah sangat sulit diatasi.

baca juga : Hilang Kontak, NASA Bantu India Temukan Chandrayaan-2

Menanggapi arahan Jokowi untuk mengatasi puluhan ribu hektare karhutla, Hammam mengatakan pihaknya siap untuk melakukan operasi TMC.

“Kami terus berfokus melakukan operasi modifikasi cuaca di provinsi Riau, yang dilaksanakan oleh Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) BPPT, guna memadamkan titik api akibat kebakaran hutan dan lahan,” kata Hammam dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (17/9).

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kembali menggelar Rapat Terbatas (Ratas), terkait Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Riau, Pekanbaru, Senin (16/9).

Hammam mengatakan TMC atau kerap dikenal dengan istilah hujan buatan merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko karhutla.

“Dengan pelaksanaan hujan buatan ini, kami juga berupaya melakukan manajemen mitigasi bencana, melalui solusi teknologi modifikasi cuaca,” jelasnya.

baca juga : IMIK Jakarta Ingatkan BPKP Sultra Tidak Main Mata Soal Audit Dana Desa Konawe

Dibandingkan provinsi lain yang dilanda karhutla dan tidak melaksanakan TMC, Hammam mengatakan titik api di Riau berhasil ditekan lewat modifikasi cuaca.

“Namun dengan adanya peningkatan eskalasi pada beberapa hari terakhir ini, maka masih ada upaya bersama yang harus diperbaiki,” katanya.

sumber : cnnindonesia

Load More Related Articles
Load More By farid fadly
Load More In Berita

Baca Juga

Anak Paddare’ Minta Restu ke Tokoh Nasional Muchlis Patahna

Hari ini, (27 September 2019), bertempat di salah satu gedung di Kuningan, Jakarta. Irwans…